Rabu, 29 Oktober 2025

ANNIVERSARY ITU GENGSI ORGANISASI

 Sebuah kebanggaan tersendiri bagi anggota dan alumni sebuah organisasi  dapat menyelenggarakan acara anniversary yang diagendakan secara rutin setiap tahunnya, atas kesepakatan bersama.

 Anniversary itu, bisa juga disebut milad, ulang tahun, maupun Dies natalis, dimana kehadirannya sangat ditunggu oleh ‘banyak pihak’. karena, sesungguhnyalah tidak semua organisasi mampu dan mau mengadakan acara ini. Sebuah kegiatan yang kelihatannya mudah, namun dapat menimbulkan finah, jika salah kelola dan panitianya tidak amanah. (hanya bermain aman ah).

 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hari ulang tahun adalah hari yang bertepatan dengan tanggal dan bulan lahir seseorang atau sesuatu, termasuk organisasi sosial kemanusiaan.

 Konon, tujuan dari acara ini adalah Meningkatkan semangat berprestasi dalam organisasi, membangun citra positif organisasi, menumbuhkan kebanggaan terhadap organisasi, dan menambah jejaring kemitraan untuk memperkuat keberadaan organisasi dalam menjalankan programnya.

 Biasanya, acara anniversary sebuah organisasi dihadiri oleh pengurus, anggota dan alumni. Termasuk orang-orang terdekat yang sering berinteraksi dan berkolaborasi di berbagai acara.

 Susunan acaranya juga sangat fleksibel sesuai dengan kesepakatan mereka yang terlibat. Ada organisasi yang memulai acara dengan menyanyikan lagu kebangsaan, hymne, sambutan dari berbagai pihak, doa, dan potong tumpeng.

 Ada juga acara anniversary yang hanya sambutan ketua panitia, berdoa, dan potong tumpeng untuk kemudian dilanjutkan dengan acara lain yang kebih seru. Seperti talk show, sharing session, dan hiburan. Monggo saja semua boleh dilakukan dan tidak berdosa, juga tidak melanggar hukum.

 Yang jelas, acara anniversary dan istilah sejenis lainnya, diakui atau tidak merupakan ajang reuni tipis-tipis antara para senior lintas organisasi. Ya, mereka datang berharap dapat bertemu dengan teman seangkatannya untuk berbagi cerita, bertukar pengalaman tentang suka duka menapaki takdir kehidupan dalam segala aspek.

 Sehingga yang terjadi, acara yang sudah disusun dengan baik oleh panitia, biasanya diabaikan berjalan sendiri tanpa mendapat perhatian dan sambutan yang layak. Mereka asik sendiri berbagi obrolan sambil menikmati jajanan dan makanan yang disediakan panitia. Sementara yang menyimak rangkaian acara, ya hanya panitianya dan sebagian anggota yang masih tergolong yunior.   

 Namun, perlu diingat bahwa acara anniversary bukan sekadar perayaan hura-hura semata. Ada banyak pelajaran kehidupan yang bisa diambil untuk bekal berbenah lebih baik dalam bersosialisasi dengan berbagai pihak.

 Alangkah bermanfaatnya jika acara anniversary itu juga membahas perlunya kaderisasi dan regenerasi kepengurusan organisasi, serta melahirkan kesepakatan bersama untuk mengadakan pelatihan lintas organisasi, musyawarah bersama, dan gerakan bakti sosial bersama mengangkat isue pelestarian lingkungan. Agenda seperti ini tentunya akan baik untuk membekali para yunior penerus senior.  

 Dengan demikian, acara anniversary yang bergengsi bagi sebuah organisasi itu bukan sekedar arena berkumpul sesama senior untuk mengenang kembali kegagahan masa lalu, semasa ketika aktif sebagai anggota pecinta alam dengan segala romantikanya. Termasuk mabuk bersama.

 Ingat usia semakin renta yang terus bergerak menuju akhir cerita  kehidupan yang akan membawa ke jalan surga atau jalan lainnya. Wallahu a’lam bishowab. [eBas/Rabu-29102025]

 

Jumat, 24 Oktober 2025

ANNIVERSARY RELAWAN BENCANA EMERGENCY SOSIAL KE-6 TAHUN 2025

 Terimakasih kepada panitia anniversary yang telah mengundang saya untuk hadir berbagi gembira menyambut ulang tahun yang ke-6. Sampai saat ini jumlah anggotanya terpantau di grup whatsapp sebanyak 35 personil dengan kemampuan yang beragam di bidang kerelawanan. Diantaranya di bidang Dapur Umum serta Pencarian dan Pertolongan. 

 Konon, mereka semua juga turut berkontribusi saweran untuk mensukseskan acara dari kita, oleh kita dan untuk kita.

 Sebelumnya, saya juga diundang rapat untuk pembentukan panitia anniversary. Namun karena ada kesibukan keluarga, saya tidak dapat hadir, dan menyerahkan sepenuhnya kepada panitia terpilih dalam meramu acara semeriah mungkin sesuai dengan anggaran yang ada hasil saweran.

 Sekarang pun saya juga terpaksa berhalangan hadir untuk menikmati acara yang dikemas oleh panitia, dikarenakan saya habis kecelakaan tunggal, dan sampai saat ini kondisi fisik masih belum layak tampil di keramaian karena dapat mengganggu kemeriahan acara.

 Dimana, pipi dan dahi masih sedikit bengkak sehingga bentuk wajah yang sudah tidak ganteng ini tidak presisi. Luka di bawah alis juga kadang masih mengeluarkan darah, gigi masih nyeri dan seluruh badan, khususnya lutut kiri masih cenut-cenut jika melangkah.

 Berharap tanpa kehadiran saya, acara anniv berjalan sesuai yang direncanakan dengan penuh riang gembira, sekaligus memberi semangat untk melangkah ke depan yang semakin asik.

 Sungguh, merupakan suatu kebanggaan bagi sebuah komunitas yang mampu bertahan sampai usia yang ke enam. Sebuah prestasi tersendiri bagi pengurus dan anggotanya dalam menapaki kerja-kerja sosial kemanusiaan yang jauh dari keuntungan financial.

 Apalagi sebagai komunitas, R-BES jarang sekali mengadakan rapat pengurus yang dihadiri pengurus secara lengkap. Jarang sekali mengadakan rapat anggota yang dihadiri seluruh anggota, dengan berbagai alasan kesibukan. Juga belum pernah rapat bareng membahas AD/ART, rencana program, dan evaluasi akhir tahun, seperti lazimnya sebuah komunitas.

 Ya, tanpa itu semua nyatanya R-BES tetap bergerak dan terlibat dalam menjalankan misi sosial kemanusiaan bersama komunitas lainnya. Walau hanya berkomunikasi lewat grup whatsapp, dan berkoordinasi lewat Japri dan Hotel Tenggo, anggota R-BES pun selalu hadir diberbagai lokasi musibah/bencana.

 Sambil rebahan di kamar menikmati rasa cenut-cenut dan sedikit batuk dan pilek, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-6 dengan harapan semoga ke depan semakin solid dan kompak dalam berkomunitas dan berkegiatan sosial kemanusiaan.

 Juga berharap, dalam berkegiatan di lapangan jangan lupa ‘absen kehadiran’  di tenda komando agar keberadaan R-BES dikenal oleh komunitas lain sesama pegiat sosial lemanusiaan, maupun pemerintah yang membidanginya.

 Begitu juga ketika ada lembaga atau komunitas yang mengadakan kegiatan pelatihan atau lainnya, hendaknya R-BES hadir sebagai peserta untuk menambah pengalaman dan pertemanan (memperluas jejaring kemitraan).

 Terakhir, saya juga berharap agar pengurus suatu saat dapat mengadakan semacam sarasehan yang wajib dihadiri oleh seluruh anggota R-BES untuk menyamakan langkah. Karena, sesungguhnyalah sampai saat ini antar anggota R-BES belum saling kenal, atau hanya kenal dan ngobrol lewat medsos saja.

 Kepada panitia, terimakasih atas undangannya, dan mohon maaf belum bisa membersamai dalam suasana riang gembira anniversary R-BES ke-6 tahun 2025. semoga sukses dan bermanfaat bagi sesama, bagi semua anggota. Baik yang sudah saya kenal maupun yang belum saya kenal. Salam kompak persahabatan. [eBas/Jum’at-24102025]