Hari kamis (26/02/2026) malam jumat, pengurus Basecamp Juanda Coffee (BJC) mengadakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kegiatan serta Pemantapan Organisasi, bertempat di Warkop BJC, Sedati, Sidoarjo.
Mengingat sifat rapat sangat penting, saya pun berusaha hadir. Alhamdulillah cuaca sangat mendukung, tidak hujan walaupun mendung, dan solat tarawih pun tetap saya ikuti di Masjid yang dekat dengan lokasi rapat.
Bahasan rapat yang menarik di hari ke delapan puasa ramadhan ini adalah perlunya melakukan pergantian pengurus untuk penguatan organisasi serta menempatkan personal sesuai dengan bidangnya masing masing (the right man on the right place).
Seperti biasa, rapat digelar ala lesehan ini berjalan sangat dinamis. Masing-masing dengan gayanya sendiri menyampaikan gagasan dan usulan demi kemajuan organisasi. Sesekali muncul guyonan untuk ditertawakan bersama sambil nyruput kopi dan nikmati gorengan. Tidak lupa peserta rapat juga mengisi edaran “kotak muter” seikhlasnya untuk menambah kas yang dipegang bendahara.
Pak Miskan dan Bang Shandy, sebagai pengendali rapat mengatakan bahwa dalam penataan kepengurusan kali ini ada personil yang diganti dengan memasukkan orang baru, dan bertukar posisi. Semua dilakukan dalam rangka efisiensi, yaitu upaya mencapai hasil maksimal dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang dimiliki.
Saya, yang semula didapuk sebagai humas bersyukur berganti posisi karena dipandang kurang sesuai. Ini mengingat bahwa bidang humas (ada yang menyebut kehumasan dan kemitraan) itu tugasnya cukup berat. Harus dapat “menyuarakan” keberadaan organisasi dan kiprahnya agar dikenal oleh khalayak ramai melalui media sosial. Sekaligus menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas untuk memperluas jejaring kemitraan, untuk kemudian mendokumentasikannya.
Rupanya para anggota dewan pembina, dewan penasehat, dan dewan pengurus tahu kapasitas saya sehingga dialihkan ke posisi pengurus bidang pelatihan dan pengembangan. Alhamdulillah dan terimakasih. Mohon arahan, bimbingan dan doa restunya, kata saya dalam hati (maaf gak tatag bicara langsung, termasuk gak tatag ngurusi bidang pelatihan dan pengembangan ijenan).
Akhirnya semua peserta rapat sepakat melakukan penataan pengurus. Dimana nanti pasca lebaran akan ditindak lanjuti dengan rapat penyusunan rencana program masing-masing bidang untuk kemudian diselaraskan dengan visi misi BJC. Apalagi ada rencana untuk membuat akta kelembagaan yang nantinya akan didaftarkan ke pemerintah kabupaten sidoarjo sebagai sebuah organisasi sosial kemanusiaan yang resmi.
Sebelum foto bersama, saya sempatkan nyakot tahu goreng yang menggoda selera, dan nyruput kopi yang sudah dingin. Kemudian salam salaman balik kanan kembali kepangkuan keluarga di rumah yang setia menunggu penih kasih.
Dalam perjalanan pulang menikmati malam, saya coba menerka bahwa tugas bidang pelatihan dan pengembangan itu adalah mengadakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas anggota, serta mengagendakan ngopi bareng lintas komunitas dalam rangka tukar pengalaman dalam hal kerja-kerja sosial kemanusiaan dan lingkungan alam untuk mengembangkan wawasan anggota. Benar tidaknya, kiranya perlu dikomunikasikan saat rapat pengurus baru hasil kesepakatan hari ke delapan puasa ramadhan. [eBas/Jumat-2702206]

Mukidi bilang bahwa tugas pengurus bidang/divisi itu adalah mengkoordinir program kegiatan per bidang untuk kemudian merinci dalam rencana kegiatan yang dibahas bersama untuk disepakati dijadikan program bidang.
BalasHapussementara pelaksananya tidak harus dilakukan sendiri oleh pengurus bidang namun dapat di kolaborasikan antar pengurus antar bidang
Tetap semangat kompak dan tetap santun berkomunitas
BalasHapus