Sungguh, kepengurusan forum bersama lintas komunitas (FORMALITAS) Jawa Timur dibawah kepemimpinan Harits Permana semakin maju dan bertambah jumlah komunitas yang tergabung ke dalam FORMALITAS, yang menjadi wadah berkumpulnya berbagai komunitas sosial kemanusiaan, untuk saling berbagi pengalaman, bertukar informasi sekaligus menjalin silaturahmi untuk memperluas jejaring kemitraan.
Dari catatan yang diinformasikan oleh Ketua, ada ratusan komunitas yang tercatat di buku catatan mulai tahun 2018 sampai sekarang. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Kayaknya, belum ada sebuah forum yang beranggotakan ratusan komunitas dengan berbagai latar belakang. Ini adalah sebuah potensi yang dapat digerakkan untuk membuat kegiatan kolaboratif.
Harper, panggilan Harits Permana, mengatakan bahwa, Daftar komunitas tersebut awal mula dapat dari rekan-rekan yang nomornya tersimpan di Hp saya dan masuk group. Kemudian dari daftar hadir setiap kegiatan Formalitas dan dari data komunitas yang daftar sebagai sponsor/support/media partner di acara Formalitas Jatim selama ini. Termasuk logo masing-masing komunitas juga masih tersimpan rapi.
“Daftar komunitas yang terdata itu mayoritas sudah tergabung masuk di grup WhatsApp Formalitas Jatim. Komunitas yang terdata tersebut juga belum tentu aktif semua. Beberapa ada yang vakum, ada yang ganti nomor, ada yang sudah hilang kontak,” Ujarnya.
Dikatakan pula bahwa Kedepan akan diadakan pendataan ulang terhadap komunitas yang sudah tercatat di buku catatan. Tujuannya untuk mengetahui jumlah komunitas yang benar-benar sudah tergabung/aktif di Formalitas Jatim termasuk jumlah anggotanya, lokasi sekretariat/basecampnya, untuk memudahkan komunikasi.
Dengan kata lain, pendataan ulang itu untuk mengetahui perkembangan masing-masing komunitas terkait dengan program kerja, jumlah anggota, dan kapasitas anggotanya, Untuk mensinergikan peran masing-masing komunitas dalam program kolaboratif, serta Mendorong dan memperkuat kerjasama antar komunitas dalam upaya pelestarian lingkungan alam.
Harper juga berharap jika ada komunitas yang belun terdata dan ingin aktif di FORMALITAS, disilahkan menginformasikan ke pengurus antuk dicatat di buku catatan.
“Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah setia berada di rumah bersama ini, yang usianya baru 6 tahun, berjalan menuju 7 tahun ini, kiranya masih butuh banyak belajar sekaligus minta bimbingan dari rekan-rekan. Pengurus siap menerima kritikan saran dan masukan agar kedepannya rumah kita ini bisa jauh lebih baik lagi dan bisa lebih maju untuk menggapai sukses bersama,” Katanya penuh harap.
Dalam acara kopdar beberapa waktu yang lalu, ada masukan dari para senior, agar FORMALITAS kembali ke marwahnya yang dicetuskan sejak awal oleh para pendirinya. Yaitu edukasi untuk meningkatkan kapasitas anggotanya.
Sejalan dengan masukan dari para senior, pendataan ulang ini menjadi penting. Diantaranya untuk menentukan materi apa yang akan menjadi bahan edukasi. Termasuk bentuk edukasinya yang bagaimana. Apakah hanya penyampaian teoritis di dalam ruang, atau langsung praktek di lapangan.
Untuk itu, tidak ada salahnya jika memulai membangun jaringan/relasi dengan mapala yang memiliki sarana wall climbing, untuk belajar tali temali, prusiking, vertical rescue dan sejenisnya. Hal ini mengingat mayoritas komunitas yang tergabung di dalam FORMALITAS itu Pecinta Alam.
Artinya, ke depan, dalam rangka kembali ke marwahnya, pengurus FORMALITAS bidang edukasi harus menyusun agenda peningkatan kapasitas anggotanya melalui diklat, seminar, lokalatih, dan lokakarya. Termasuk melakukan advokasi terkait dengan upaya pelestarian lingkungan yang kini semakin banyak dijarah atas nama proyek strategis nasional.
Tentu, untuk mewujudkan upaya kembali ke marwahnya itu tidak mudah, perlu proses. Banyak faktor yang harus dipenuhi. Untuk itulah diperlukan kebersamaan, kesepakatan dan komitmen yang kuat dari semua pihak, dalam rangka menyusun konsep kembali ke Marwah FORMALITAS. Wallahu a’lam bishawab. [eBas/Selasa-11022025]

Dan pastinya perlu bantuan kerja sama pengurus utk mengurusi semuanya mulai birokrasinya.. persiapan dan pelaksanaannya 🙏
BalasHapus